3
CINTA DALAM 1 CERITA
Air mata seakan tak bisa ku bendung
lagi , tetesan yang mengalir di kedua pipiku tak bisa ku hentikan, sembari ku
istirahatkan badanku di kursi goyang tua dan melihat keluar betapa banyak
bintang malam ini , sampai kapan aku harus menunggu dan menanti kedatangannya
yang semenjak 3th lamanya menghilang tanpa kabar dan menjanjikan satu cinta
untukku. Hp yang selalu ku genggam tak pernah berdering , tak pernah kudapatkan
1 pesan atau panggilan darinya , aku menunggumu , aku menantimu. Ku pindahkan
badanku di tempat tidur yang empuk, berharap aku tertidur dan melihat matahari
lagi saat aku terbangun .
Entah bagaimana caranya semalem aku
bisa tertidur dan memeluk foto ini , terdengan suara HP di sebelahku , sedikit
terkagetkan karna nomer 0893323xxxx muncul di kotak pesanku
“ pagi Tiwi sayang
bagaimana kabarnya, aku sekarang di pasuruan , aku kangen banget sama kamu ,
pingin banget ketemu kamu , bissa ? kalau bisa aku jemput yaa jam 9 kita “
Betapa
senangnya , entah apa yang ku impikan semalam , dia yang aku tunggu 3th
lamanya datang dan mengucap rindu. Tak berfikir panjang aku bergegas mandi dan
memakai baju yang pernah dia belikan untukku. Masih ku simpan semua barang yang
pernah dia berikan padaku. Tak hentinya ku lontarkan senyum ceriaku didepan
keluargaku, mungkin juga mereka juga sudah tau apa yang membuatku bahagia. Papa
& mamaku sudah mengenal keluarganya bahkan sudah merestui hubungan kami.
Namun memang ada kendala sedikit dikeluarganya yang lagi terpengaruh oleh
beberapa orang yang menganggapku cewek nakal.
Suara dari sepeda motor di luar sana
sepertinya tidak asing aku dengar, aku segera membukakan pintu untuknya dan
menyuruhnya mampir untuk bertatap muka dengan mama & papa ku. Tak tau mimpi
apa aku semalam, melihat orang yang aku tunggu berada di depanku. Rasa rinduku
terasa belum cukup terobati dengan hanya melihatnya di depanku dan tersenyum
manis. Lamunanku , terbuyarkan karna ajakan si awan. Akhirnya aku berada
dibelakangnya dan memeluknya erat tak pernah terbayangkan baru semalem aku
menangis merindukannya dan akhirnya aku sekarang berada dalam 1 sepeda motor
dengannya.
“ gimana kabarnya sayang
? “ tanyanya – baik bee , aku kangen sama kamu , kemana aja ? “ jawabku dengan
mengeratkan pelukku dari belakang.”maav sayang , sudah jangan bahas kita
seneng-seneng dulu saja kamu kangenkan sama aku” jawabnya dengan gugup – iya udah
sayang , yuks berangkat “. Ada apa dengannya, tak seperti dulu lagi. Ada
sesuatu yang dia sembunyikan di belakangku. Entah apa itu ??
Dingin pegunungan ini memaksaku untuk
terus berada dalam dekapannya, sepertinya inilah dimana aku ingin berada di
pelukannya dan bersandar didadanya. Bahagia saat itu, pikiran neghatif yang
selama ini muncul terasa hilang ditelan kebahagiaan ini. Tanpa sadar bibirku
sudah berada di bibirnya, dia menciumku dan dia berkata maafin aku bebe. Sontak
aku melepaskan bibirnya dan pelukanya, kenapa dia meminta maaf terus. Apa yang
dia sesalkan dan dia perbuat selama 3th. Bingung, otakku semakin kacau
seharusnya hari ini adalah hari bahagiaku. “ kenapa dengan kamu sayang “
tanyaku – “ maafin aku yaa sayang , aku sayang sama kamu “ jawabnya dengan
wajah tertunduk memohon agar aku memaafkannya – “ kenapa memangnya , ada apa
sayang , apa karena kamu hilang selama 3th tanpa kabar ?” jawabku dengan
menatap matanya – “ aku sudah mengkhianati kamu sayang ” jawabnya dengan 1 tetesan
airmatanya. Saat itu suasana menjadi hening , aku berdiam dan menatatapnya
dengan rasa kecewa yang begitu besar, sakit rasanya. Penantianku selama ini
hanya sia-sia , ku jaga percayanya dan ku tetap setia menunggunya walau banyak
lelaki di luar sana mengejarku dan meminta cintaku. Namun sekarang aku harus
mendengar pernyataan konyol darinya. “ apa yang sudah kau lakukan , berkencan
atau berpacaran “ tanyaku dengan nada emosi meningkat – “ berpacaran dan berkencan
“ itu kata yang keluar dari mulutnya, disitu juga aku merasa aku lebih baik
mati dari pada mendengarkan pernyataan menyakitkan darinya. “ maafin aku sayang
, aku khilaf . aku tau aku salah yank , tapi aku sayang sama kamu, saat itu aku
berada dalam masalah keluarga dan aku terpengaruh oleh keadaan, namun dia yang
berada saat itu selama aku disana , maafin aku sayang. Sekarang aku kembali
datang untuk kamu dan menebus salahku “ jawabnya dengan tetesan airmata yang
deras dan bersujud di kakiku. Hari ini adalah hari terburuk bagiku, hari dimana
aku harus mendengar semua ini. Aku merindumu Awan , aku menunggu kebahagiaanmu.
Jeritku tak bisa aku luapkan , entah
sampai kapan hati ini bisa memendam segala rasa kecewaku. Kau jahat , kau tega
, kau biarkan aku dalam kesepian selama 3th dan sekarang kamu datang membawa
berita buruk buatku, kamu seperti ingin membunuhku dengan pisau tajammu.
“ Tiwi sayang , aku benar-benar minta
maaf , ijinkan aku memberikan bahagia untukmu hari ini “ itu sms yang aku
terima darinya , ahh .. benar-benar bodoh aku ini, sudah tau dia bikin salah besar
tapi masih saja aku beri kesempatan.
Pagi harinya “ TIN .. TINN .. TIINN “ Suara
klakson mobil si awan sudah menjemputku didepan. Dengan memakai dress pink
selutut , sepatu cewek flat pink dan tas selempang pinkku. Aku masuk kedalam
mobil awan dan dia membawaku ketempat yang bener-bener sejuk dan enak buat
mengistirahatkan otak sejenak. Dataran tinggi Dieng – Wonosobo – Jawa Tengah disitulah dia
membawaku.
“ mau makan bee ,
aku masakin yaa “ tanyanya padaku dengan membelai rambut panjangku
“ ndak bee makasih
, kita nginep di sini ?? ini Villamu kah
?” jawabku dengan sedikit sinis karna marahku
“ iya bee ini villa
punya papaku yang di beli 1 bulan lalu, mau Vielle Bon Secours ini adalah bir
yang di beli papaku di London karena hanya disitu bir ini ada ” jawabnya- bolle
bee “ jawabku singkat.
Entah bagaimana ku lewati malam yang
indah semalam, aku yang menunggunya 3th dengan menyimpan sebuah tabir birahi
dan pagi ini aku terbangung di peluknya tanpa sehelai kain. Sedikit ku angkat
kepalaku dan terasa pusing baru sadar kalo aku semalam mabuk menghabiskan
beberapa gelas bir. Dihari ini juga aku harus bisa menerimanya kembali
dihidupku lagi dan menyerahkan tubuhku untuknya. Aaaahh ... BODOH nya aku yang
tak bisa kendalikan perasaanku selama ini, dia datang mencicipi tubuhku dan
merayuku. Bodohnya aku yang mau membuka hati lagi untuk dia yang akan
membunuhku pelan – pelan dengan cinta palsunya.
Keesokannya , aku kembali terbangun di
dalam sebuah kamar kecilku dan diantara boneka – boneka yang dia beri sekian
tahun yang lalu untuk aku. Aku terbangun dan segera berganti pakaian olah
ragaku , kebiasaan rutinku yaitu senam dengan mendengarkan music dari headset. Seperti biasanya lagu ciptaan dia
untukku aku putar untuk menemani pagiku
Ku disini
menunggu dirimu
Kembali bersamaku
Lewati sang mimpi
Ku disini
menunggu dirimu
Kembali bersamaku
Lewati sang waktu
Ku ingin terbang
tinggi
Menggapai bintang
– bintang
Ku ingin terbang
jauh
Melewati semua
tentangmu
Belum selesai lagu itu terhenti karena
panggilan masuk di HP e63ku, dan ternyata itu awan. Lelaki yang kembali lagi
dihidupku tanpa ku tahu apa status KITA !!
“ hallo bee , met
pagi ? lagi apa sekarang “ tanya dia si awan
“ pagi juga bee , lagi
senam nih bee , kamu lagi apa ? “ jawabku yang sedang mengusap keringat dan
meminum jus jambu.
“ ada acara gak bee
, keluar yuk . aku jemput yaa sekarang “
“ ya sudah , aku
mandi dulu ya bee “ sambil ku langkahkan kakiku menuju kamar mandi dan menutup
telpon dari awan.
“ TIN ... TIIN ... TIIIIN “ seperti
biasa suara sepeda Awan di depan rumahku , dengan pakaian atasan biru [ baju
cople ku dengan Awan ] , celana jins panjang , sepatu flat biru , tas ransel
kecil biruku dan tambahn asesoris kaca mata hitam. Awan mengajakku kesebuah
tempat wahana di daerah Kota Batu Malang tak asing lagi yaitu Jatim Park. Satu persatu
wahana yang ada di jatim Park kita coba, dan tak lama aku dan Awan bertemu
dengan Dewi sahabat saat aku masih
sekola SMA dengan Awan tidak lain itu juga sahabat Awan. Dewi bersama Ardi ,
kita berempat sahabat dari SMA dan kelas yang sama. Namun entahlah , kenapa ada
sikap yang aneh dari Dewi , kelihatannya dia tak suka karena aku yang
bergandengan tangan dengan si Awan. Dan Ardipun kelihatan seperti aneh
melihatku bersama Awan saat itu, Awan juga kelihatan gugup dengan wajah yang
memucat. Kenapa dengan mereka , seperti ada yang di sembunyikan oleh mereka,
sudahlah itu hanya perasaanku saja. Ku ajak mereka berdua untuk menikmati
bersama wahana permainan di Jatim Park ini , setelah puas menjajal semua wahana
Kami berempat memasuki caffe yang berada dalam area Burung. Dewi yang
berpamitan ke kamar mandi memesan lebih dahulu pesanannya dan si Awan , Awan
juga berpamitan ke kamar mandi tak ada sedikit fikiran aneh atau buruk ke pada
mereka berdua. Saat itulah Ardi berbicara dan menanyakan status hubunganku
dengan Awan.
“ haii tiwi , gimana
kabarmu ? “ tanya Ardi kepada ku
“ baik di , kamu ?
sembari mengumbar senyumku untuk ardi
“ baik juga tiw ,
eh yaa tiwi .. kok kamu sama Awan lagi ? bukannya sudah putus dan Awan ninggalin
kamu ? maaf yaa kalau aku tanya ini ke kamu “ tanyanya dengan wajah sinis ke
padaku
“ iya sih di ,
semenjak lulus SMA Awan tiba – tiba gak ada kabar walaupun lewat sms sekalipun
, tapi aku masih nunggu dia kok. Namun beberapa hari yang lalu Awan muncul lagi
dan nyapa aku di SMS. Kenapa memangnya dii ?? “ jawabku
Namun belum sempat Ardi menjawab ,
Awan dan Dewi datang bersama dengan pelayan yang mengantarkan makanan di meja
kita. Kami memakan semua hidangan yang berada di atas meja kami, namun ada
pemandangan aneh, tatapan Dewi dan Awan ?? ada apa dengan mereka ? tanda tanya
besar dalam hatiku. Saat Dewi memegang Hp , nada dering SMS Hp Awan berbunyi,
Awan segera membuka Hpnya dan tanpa dia membalas SMS, Awan meletakkan kembali
Hp yang berada di atas meja di tempatnya semula dan melanjutkan menghabiskan
makanannya. Setelah semua makanan habis di serbu oleh pasukan yang rakus – KAMI
- , kami semua melanjutkan perjalanan dan melihat sebuah pertunjukan remaja –
remaja yang bermain musik dan menyanyikan lagu – lagu yang sedang ngehits
sekarang. Tak luput Ardi berlari menuju ke salah satu panitia acara musik
tersebut dan membisikkan sesuatu di telinganya. Dan sontak ardi mengajak kita bermain
mengisi acara tersebut. Aku , Awan , Dewi dan Ardi , kita dulu adalah satu
anggota band di sekolah kita , berdiriku disini mengingatkan saat aku dan
mereka masih memakai seragam putih abu abu. Cinta terlarang itu lah judul lagu
yang kami bawakan dan Dewilah yang memilih, sedikit pemandangan yang tak enak
lagi yang ku lihat. Dewi yang terus bernyanyi dan menatap mata Awan seperti
mencoba memberi isyarat kepada Awan.
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Beberapa judul lagu sudah kita nyanyikan
bersama, Aku dan kawan – kawan menuju kesebuah bangku dan beristirahat sambil
melihat permainan music selanjutnya. Awan yang berada disampingku memeluku ,
Dewi yang berada diantara Awan dan Ardi terlihat sedang bersandar dibahu Ardi. Entahlah
aku terheran – heran dengan tatapan semua orang yang melihat kita , semua
seperti melihat kita yang sedang asik berselingkuh satu sama lain. Entah kenapa
, saat semua orang melihat kita dengan tatapan aneh inginku melihat di sisi kananku
, ada Awan dan Dewi , Kenapa ?. “ sayang ke Toilet sebentar yaa “ kataku ke
Awan, namun kenapa mereka gugup dan langsung sibuk membenahi diri mereka masing
– masing seperti habis melakukan sesuatu hal. Aku menuju Toilet wanita dan
bercermin di depan kaca membenahi rias wajahku yang sudah pudar menimbulkan
kesan lelah, namun ada salah satu wanita tersenyum seakan menertawakanku. Apa yang
salah pada diriku, apa bajuku , rias wajahku ,lalu aku segera ganti pakaian
dress hijauku yang aku bawa dari rumah.
APA [ terkejut ] !! apa yang aku lihat
di depanku ini , seperti batu yang menimpuk kepalaku dari atas. Aku melihat
Awan yang bergandengan tangan dengan Dewi dan kepala dewi yang bersandar di
bahu Ardi. Oh My God .. !! apa aku tidak salah melihatnya ! aku seperti
bermimpi , berulangkali aku pejamkan dan membuka mataku , namun ini kenyataan.
“ AWAN , ARDI ,
DEWI !! apa – apaan kalian ini , apa yang kalian lakukan dan kalian perbuat
barusan “ dengan marah dan menangis aku melihat mereka.
“ Tiwi ! yang kamu
liat barusan bukan seperti yang kamu fikirkan sayang. Aku akan jelasin semuanya
“ Awan yang gugup dan mencoba menjelaskan sesuatu hal kepadaku.
Aku berlari , terus berlari entah sampai
dimana aku akan berhenti. Awan , Ardi dan Dewi yang mengejarku dan memanggilku
tak bisa menghentikan lariku. Saat aku menabrak seseorang saat itulah aku
berhenti dan Awan yang meraih tanganku dan ingin mengajakku bicara membawaku
kesebuah taman. Awan mencoba menjelaskan semuanya , Dewi dan Ardi hanya terdiam
dan meminta maaf. Tamparan pertama mendarat di pipi Awan , Tamparan yang memang
ingin aku berikan untuk Awan Dan Dewi.
“ BEGINI KELAKUAN
KALIAN DI BELAKANGKU , APA DIA - Dewi – YANG KAU SEBUT WANITA ITU ! “ dengan
menangis dan marah aku berbicara dengan kekecewaan yang amat dalam
“ Tiwi , maafin aku
sama Awan , Awan gak salah . Aku yang sengaja datang untuk Awan saat Awan lagi
terkena musibah di Keluarganya “ Dewi berusaha
menjelaskan semuanya
“ Sudahlah !! aku
harap kamu tau Awan , aku menunggumu selama 3th tapi ini yang kamu balas . Aku
benci sama kamu Awan “ tamparan ke dua kalinya aku berikan kepada Awan
“ Tiwi , aku sudah
putus sama Dewi . ini semua memang salahku aku khilaf ! maafin aku Tiwi “ Awan
“ Aku sama Kamu
PUTUS !! lupain aku , kembalilah sama Dewi yang ada saat kamu butuh kenyamanan
Aku berlari menuju jalan raya dan
segera memanggil taxi , kembali ke Pasuruan melupakan Awan dan cinta pertama
yang sakit itu yang terbaik. Akan aku jalani dengan semangatku untuk melupakan
semuanya. Dengan ini aku harap ada hikmah di balik semua ini. Aku yakini diriku
bahwa Tuhan akan mengirimkan lelaki yang lebih baik dari Awan. Aku jalani
kehidupanku sebagai mahasiswa di sebuah Universitas di Surabaya.
1tahun kemudian, aku mendengar kabar
bahwa Awan masuk ICU dengan keadaan Koma dan kritis. Ternyata selama ini Awan mengida
penyakit LEUKIMIA stadium 4. Saat itulah aku dengan Awan kembali lagi dengan
status TEMAN.
T
A M A T
by : ecca angelblue
