sorry

|

Perlahan semakin gelap langit di awan
Hati dan jiwa semakin tenggelam dalam gelap nya malam
Ingin berbicra keras  pada dia yang di depanku
Aku merindumu bukan raga mu aku merindu jiwamu
Aq merindu jjemari mu
Ku mainkan gelas dengan jemariku
Lagu berbisik dengan lembut d telingaku
Seakan menuntun qu dalam sebuah mata air
Penyesalan merangkul raga
Tak henti nya ku brkta  “ AKU MENYESAL “
Sebuah perasaan yang tak ingin ka nada dalam rumah hatiku

0 komentar:

Posting Komentar