CERPEN
IBLIS SURGA DUNIA
Karya :
Embrotz Daghama
Inspirasi : Novel JALANG karya “ MAROELI SIMBOLON “
Ia
berlari dan terus berlari , dikejar oleh segrombol perasaan kecawa. Lelaki yang
ia kejar adalah Rio lelaki awam yang baru saja mengenal yang namanya surga
dunia. Ia sendiri adalah Rose
wanita
yang sedang menempatkan hatinya untuk seseorang yang baru saja mengajaknya
bermain dengan keindahan cinta. Disudut ruang gelap lelaki itu membawa wanita
lainnya merogoh seluruh tubuh wanita itu hingga pagi datang. Lelaki itu merasa
terpuaskan karna wanita lain yang tidak lain adalah selingkuhannya. Wanita itu bernama
Dewi.

Musik klasik yang mengalun dari
piringan hitam, menambah keromantisan makan malam ia dengan lelaki awam itu.
Lelaki awam itu telah mempersiapkan cincin dan sebuah boneka lucu untuk
menjadikan ia tunangannya. Betapa bahagia dan melayang-layang , ia di sodorkan
dengan cincin dan boneka. Hanya ia wanita bahagia yang berada dalam ruang yang
terbilang mewah karna tekstur restoran klasik dan tatanan barang mewah. “Aku ingin menjadikanmu wanitaku , maukah kau
menerima cincin ini sebagai tanda kau tunanganku – menyodorkan cincin &
boneka - “ lelaki itu dengan lantang meminta ia sebagai tunangannya , tak ada
rasa bersalah sedikitpun karna Rio telah mempunyai wanita lain dibelakangnya. Oh .. bahagianya aku jika aku menjadi Rose
, namun jika aku tau Rio seperti itu aku tidak akan pernah mau melihat lelaki
seperti itu .
Di sandaran bahu lelaki itu ia berkata
“ aku bahagia memilikimu , walau belakangan ini kau bertingkah aneh – memakai
cincin - "
“oh .. wanitaku aku hanya ingin
membahagiakanmu dengan cintaku, biarkan aku menciummu untuk menunjukan rasa
cintaku ini “ Semua mata tertuju pada bangku yang berisi dua insan yang sedang
menikmati kemesrahannya.
“Kau tau , aku berdiri didepan dan
menyodorkan sebuah hadiah ini untuk kado Ulangtahunmu yang ke-20 , “ Happy
birthday bidadariku, semoga kau selalu disisiku – dan memberikan kenikmatan
dunia untukku –“ semakin menjadi
rayuan lelaki itu untuk menaklukan ia , kasian Rose matanya di butakan oleh cinta.
Fajar telah terbit dan sedang digantikan oleh malam , dengan
gaun indahnya ia menuju mobil lelaki itu, mereka akan menuju rumah rio , apa
yang akan lelaki itu lakukan kepadanya. Dan ternyata rumah minimalis yang mewah
itu tidak berpenghuni. Rumah mewah itu sepi , kedua orang tua Rio kerja dan
mereka sangat sibuk sampai-sampai tak ada waktu untuk anak-anaknya. Hidangan
steak yang terbuat dari wgyu beef dan Wine
SAINT-AMOUR sudah disiapkan di atas
meja
berlapis taplak putih dengan 3
lilin mawar merah. Makan malam itu adalah diner pertama kalinya ia rasakan berdua dengan lelaki awam
itu tanpa
ada orang selain mereka , di
sebuah meja dengan hidangan mewah dan lilin cantik.
Bahagianya
jika aku duduk dikursi itu namun aku takkan berikan kehortmatanku untuk lelaki
brengsek seperti rio.
Sejak kapan lelakiku memperlakukanku seperti putri ,
dia memanjakanku dengan manis katanya dan sikap hangatnya kepadaku , ohh ,,
tuhan terimakasih kau telah memberikan aku lelaki seperti ini.
Ia
menghabiskan anggur yang terhidangkan di meja makan itu. Saat lelaki itu
memainkan piringan hitam disudut ruangan , lelaki itu menyodorkan tangannya dan
mengajak ia berdansa. Dengan gemulainya mereka berdansa, tanpa sadar lelaki itu
membawanya kesebuah ranjang yang sudah rapi dan ditaburi mawar merah. Lelaki
itu mulai membuka gaun indah yang dikenakan wanita itu. Semua mawar menjadi
layu karna tak sanggup mengharumkan ruang yang penuh hina itu. Gairah setan
setan yang berada disekeliling ruang itu semakin gelap, hasrat nafsu tak bias
terbendung lagi. Melihat wanita itu ternoda oleh laki-laki Iblis, semua bintang tak sanggup menampakkan sinarnya. Ohh
.. malam , sudahi malammu …

Gorden
disalah satu jendela kamar hotel itu bergoyang-goyang pelan di permainkan oleh
hembusan angin AC. Di sudut sana , ranjang itu bergoyang-goyang bukan karna AC
juga , Sebab AC takkan mampu meredam keringat nafsu sepasang Iblis yang sedang
menikmati kuda – kuda liarnya. Wajah yang menegang, jari – jari menggenggam
erat , sesekali meregang , mulut mereka menganga dan diiringi erang , terkadang
dua bibir mengeluarkan lendir yang meleleh. Hotel itu .. entah hotel keberapa , ranjang
itu entah ranjang keberapa. Dua iblis yang sedang menikmati keindahan surga
dunianya. Wanita yang baru menyelesaikan permainannya itu
segera bangkit dari ranjang , telanjang , menjilat keringat dari tubuh lelaki
yang masih merebah di ranjang. Usianya sudah 25 tahun , kecantikannya memang
melebihi Rose , tubuhnya masih kencang. Lekuk tubuhnya yang indah dan kulit
mulusnya membuat semua lelaki ingin memilikinya. Ternyata wanita itu adalah
Dewi , wanita simpanan Rio.
Sesekali dalam hembusan nafas yang meraung, rio membisikan
“ adakah laki – laki lain yang bisa membuatmu bahagia
seperti sekarang ini dewiku “
“ tak ada rio , hanya kau satu-satunya lelaki yang
bias membuatku bahagia..”
“
benarkah
? “
“
apalagi yang kau ragukan disaat seperti ini – dengan kuda-kuda liarnya “ dengan
senyumnya yang memacu untuk lebih keras .
“
adakah yang bisa mungkin lebih hebat untuk membuatmu bahagia “
Dewi kembali tersenyum dan memacu lebih hebat hentakan
kudanya. Wanita ini ingin membuat Rio lebih tergila-gila karena kehebatannya.
Dan wanita itu berhasil. Laki-laki itu tergila – gila kepadanya. Dua iblis itu
hanya menginginkan kepuasan. Jendela itu tertutup dan semakin gelap , laki –
laki itu berjalan menerobos malam , hingga dia sampai di ranjang miliknya ,
yang ia guanakan untuk bermesra dengan Rose kemarin.
Wanita
yang berumur 20 itu masuk kedalam rumah lelaki berdarah iblis itu dan menuju
kamarnya. Bibir merah itu mendarat tepat pada bibir iblis itu, dan berbalas mesra.
“ betapa bahagianya aku memiliki
bidadari yang membangunkanku dengan mendaratkan bibir merah yang kurasa indah ,
terimakasih rose “ bisikannya membuat rose adalah wanita yang paling beruntung
. Namun TIDAK !
Suara wanita lain terdengan memanggil Rio dari
ruangtamunya, itu adalah suaru Dewi wanita yang berkuda liar dengannya semalam. Dewi
menuju kamar Rio , yang di situ tempat dimana Rio dan Rose menikmati paginya
dengan sarapan Iblis. Saat
dewi membuka pintu kamar Rio , sontak jantung Dewi berdegup kencang melihat
Rose dan Rio dalam sebuah kamar dan sedang asik menggulat lidahnya.
“ Rio , kau tega . semalam kau bertanya padaku seakan
kau tak mempercayaiku sekarang kau membuka mataku untuk melihat ini semua “
“ Rio , kekasihkku . siapa wanita yang berdiri di
tengah pintu itu . mengapa dia melihatmu seperti kucing yang melihat tikus “
rose hanya bisa terheran siapa wanita itu
“ Aku wanita yang semalam bahkan sudah menghabiskan
beberapa malam untuk seranjang dengan lelaki iblis itu “
“ benarkah rio “ sesekali tetesan matanya terjatij di
dahi lelaki itu
“ Kau brengsek Rio , kau rampas sebuah mahkota
berhargaku dan ternyata semua ucapan palsu. Sekarang aku harus melihatmu dengan
wanita penggoda itu. Terimakasih atas penhancuran di pagiku ini , mentari
seakan tak ada untukku , hanya gelap yang menyelimuti hati ini atas segala
perbuatan lelaki brengsek seperti kau Rio “ berlari meninggalkan Dua iblis
itu sendiri di dalam tempat yang masih berbekas Bunga mawar yang layu.
Rose menyesal telah mengenalnya , dia
dihantui raa kecewa. Kesepian itu semakin memburunya. Raungan - raungan yang
pernah ia dengar dari lelaki Iblis itu ternyata palsu. Hinanya aku
dihadapannya.