Benar
ku lepas jemariku sayang
Namun
ku takkan melepaskan hatimu
Ku
yakin kau bisa melangkah tanpaku
Mungkin
hanya dengan separuh nafasmu
Jiwaku
tak ingin lagi berlari memburu KASIH SAYANG
Terkadang kemarahan merajut dalam hati
Marah karena hatiku
Marah dengan perasaanku yang mempermainkan
jiwaku
Dan lagi – lagi semua menjadikan ragu
Lelahku
pada diri ini
Lelahku
menjadi wanita lemah
Menunggu
lelakiku yang akan menjemputku
Dengan
kuda putihnya dan membawa kebahagiaanku
Sekeranjang luka
ingin ku bagikan denganmu
Namun tlah
teralihkan oleh waktu
Kau menyianyiakan
hidupku sayang
Dan lagi kau
biarkan kecewa ini
Mewakili dirimu
yang tak kunjung berlari

0 komentar:
Posting Komentar